Karawang || Jabar Maju – Sosok perempuan mulai mencuri perhatian dalam bursa Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Cikampek Timur, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang. Salah satunya Cucun Canayah, yang akrab disapa Teh Aneng.
Pada malam Senin, 24 Agustus 2026, Cucun Canayah memilih mengawali langkahnya dengan meminta doa dan izin kepada ibu kandung serta keluarga besarnya. Momen tersebut berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan.
Di hadapan sang ibu, Cucun menyampaikan niatnya untuk ikut mengambil bagian dalam kontestasi Pilkades Cikampek Timur. Ia meminta doa, restu, serta izin agar langkah yang ditempuhnya mendapat keberkahan dan dukungan keluarga.
Dengan penuh hormat, Cucun menyampaikan niatnya kepada sang ibu.
"Bu, Cucun mohon doa dan izin. Cucun ingin melangkah dan mengabdikan diri untuk masyarakat Desa Cikampek Timur. Kalau nanti Allah memberikan jalan dan masyarakat memberikan amanah, Cucun ingin menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Cucun tidak ingin melangkah tanpa doa dan restu Ibu," tutur Cucun kepada ibundanya.
Sang ibu kemudian memberikan doa dan restu kepada putrinya. Namun, restu tersebut juga disertai pesan agar Cucun senantiasa menjaga sikap, rendah hati, serta tidak melupakan keluarga dan masyarakat apabila kelak mendapatkan kepercayaan sebagai kepala desa.
"Ibu merestui dan mendoakan langkahmu. Kalau nanti diberi amanah, jalankan dengan sungguh-sungguh. Jangan membeda-bedakan masyarakat, tetap rendah hati, dengarkan orang lain dan utamakan kepentingan masyarakat. Jabatan itu amanah, bukan untuk dibanggakan," pesan sang ibunda.
Pesan tersebut diterima Cucun dengan penuh hormat. Ia pun menyatakan akan menjadikan nasihat ibunya sebagai pegangan apabila mendapatkan kepercayaan masyarakat.
Keluarga Besar Beri Dukungan Dukungan juga datang dari keluarga besar Cucun Canayah. Dalam suasana penuh keakraban, keluarga menyampaikan doa dan komitmen untuk memberikan dukungan sepenuhnya terhadap langkah Teh Aneng.
Salah seorang anggota keluarga bahkan sempat melontarkan celotehan bernada mengenang masa kecil Cucun.
"Kalau soal semangat, dari kecil Cucun memang sudah kelihatan. Ada saja yang dikerjakan, kalau punya kemauan biasanya serius. Dari dulu memang menonjol kalau dalam kegiatan apa pun. Jadi kalau sekarang mau maju, kami keluarga tinggal mendoakan dan mendukung," ujar salah seorang kerabat keluarga sambil tersenyum.
Celotehan tersebut disambut tawa dan keakraban anggota keluarga lainnya. Suasana itu sekaligus memperlihatkan kekompakan keluarga dalam memberikan dukungan kepada Cucun.
Menurut keluarga, langkah Cucun tidak hanya dimaknai sebagai ambisi pribadi, tetapi juga sebagai bentuk keberanian seorang perempuan untuk ikut mengambil peran dalam pembangunan desa.
Semangat tersebut kemudian dirangkum dalam gagasan yang diusung Cucun, yakni “Perempuan Berkarya, Desa Berdaya.”
Dorong Kekompakan Perempuan Semangat perempuan untuk berkarya menjadi salah satu pesan yang ingin dibawa Cucun dalam langkahnya menuju Pilkades Cikampek Timur.
Menurutnya, perempuan memiliki ruang yang sama untuk berkontribusi dalam pembangunan desa. Namun, keberadaan perempuan tetap harus dibangun melalui kebersamaan, komunikasi dan kekompakan.
"Perempuan bukan hanya sebagai pelengkap. Perempuan bisa berkarya, ikut berpikir, ikut membangun dan memberikan manfaat bagi lingkungan. Tetapi semuanya harus dilakukan dengan kebersamaan. Saya ingin perempuan di Cikampek Timur saling menguatkan, bukan saling menjatuhkan," kata Cucun.
Ia juga menegaskan bahwa dukungan keluarga menjadi modal moral yang sangat penting dalam setiap langkah yang akan ditempuhnya.
"Doa ibu dan keluarga adalah kekuatan. Kalau nantinya masyarakat memberikan amanah, saya ingin menjalankannya dengan penuh tanggung jawab dan tetap membuka ruang untuk masyarakat menyampaikan aspirasi," ujarnya.
Dengan suasana kekeluargaan yang hangat, doa dan restu dari sang ibu serta dukungan keluarga besar menjadi bagian penting dalam perjalanan Cucun Canayah atau Teh Aneng memasuki bursa Pilkades Cikampek Timur 2026.
Semangat “Perempuan Berkarya, Desa Berdaya” pun menjadi pesan yang ingin terus digaungkan, dengan harapan dapat mendorong semakin banyak perempuan untuk berani mengambil peran dalam kemajuan desa. Red
